Home > Knowledge Sharing > The Bretton Woods Monetary Conference

The Bretton Woods Monetary Conference

Pertemuan antar negara yang hampir membawa sistem keuangan dunia ke arah yang jauh lebih baik. Pada tanggal 22 Juli 1944, atas prakarsa dari Amerika Serikat, diadakan suatu pertemuan keuangan antarabangsa yang dikenali dengan : “The Bretton Woods Monetary  Conference“, yang dihadiri 44 negara. Usul yang diajukan oleh delegasi Amerika Serikat (White Plan) menyusun rencana-rencana dasar yang disetujui. Dalam persidangan tersebut, diciptakan suatu system pertukaran mata uang tetap yang disebut dengan “Fixed Exchange Rate System“, yang mempunyai beberapa persamaan dengan standard emas, di mana memuat ketentuan :

  1. Tiap negara menetapkan nilai tukarnya terhadap mata uang USD;
  2. Amerika menetapkan nilai USD terhadap emas (USD 35/ounce);
  3. Amerika akan menjual emas dengan harga tetap kepada pemegang resmi dari mata uang USD;
  4. Perubahan nilai tukar mata uang terhadap USD tidak boleh melebihi 1%, bila terpaksa boleh sampai max 10%.

Sejak itu negara–negara di dunia serta Amerika mulai tumbuh dengan pesat dan dua tahun setelah persidangan tersebut, didirikan lembaga keuangan antarabangsa & Bank Dunia yang kita kenal saat ini dengan IMF (International Monetary Fund) dan Word Bank, untuk mengawasi sistem tersebut. Kemudian perubahan terjadi di Amerika, Pada periode tahun 1960-an, defisit neraca pembayaran Amerika memaksa negara tersebut melepaskan cadangan emasnya sebesar USD 18 billion karena Perancis menukarkan USD-nya dengan emas dan dilanjutkan pada periode tahun 1970-an, Amerika kembali harus melepaskan cadangan emasnya sebesar USD 11 billion. Buruknya perekonomian Amerika pada waktu itu menyebabkan masyarakat dunia kurang percaya terhadap USD. Dan di negara yang memiliki mata uang yang kuat karena memiliki cadangan emas yang cukup seperti Swiss dan Jerman, mereka menukarkan USD-nya dengan mata uang mereka yaitu CHF dan MDK. Hal ini menyebabkan hutang jangka pendek yang hampir jatuh tempo di Amerika mencapai hampir dua kali cadangan emasnya. Sistem Bretton Wood hanya mampu bertahan hampir mencapai 30 tahun, pada tanggal 15 agustus 1971, Presiden Nixon mengumumkan perubahan system nilai tukar untuk USD dengan membiarkan nilai tukarnya terapung (Floating Exchange Rate System), hal ini ditegaskan kembali dalam suatu persidangan di Washington pada tanggal 17-18 Desember 1971 (SMITHSONIAN CONFERENCE), dari sinilah lahirnya nilai tukaran terapung dan berlaku sampai dengan sekarang. Setelah Presiden Nixon menetapkan nilai terapung untuk mata uang USD, banyak negara yang memutuskan untuk mengapungkan nilai tukarnya, seperti : Jerman, Inggris, Belanda, bahkan Jepang dan tahun-tahun berikutnya banyak negara di dunia yang membiarkan nilai uangnya terapung sesuai dengan mekanisme pasar, yaitu kekuatan permintaan dan penawaran. Keputusan ini telah membawa sistem keuangan dunia ke arah Sistem Liberalisme yang sangat mendewakan pasar.

berbagai sumber

Categories: Knowledge Sharing
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: